Berkat Jasa Richard Bucksminster

TABUNG nano karbon (carbon nanotube) diyakini bakal segera merevolusi teknologi industri di berbagai sektor, mulai dari industri mobil, kedirgantaraan, komputer, televisi, dan sebagainya. Artinya, benda-benda yang menggunakan material ini memiliki kekuatan yang lebih hebat daripada meterial konvensional seperti baja dan besi. Di sisi lain, benda-benda tersebut memiliki kelenturan sebagaimana produk dari plastik. Yang lebih menguntungkan lagi adalah bobot benda yang menjadi sangat ringan. Anda bisa membayangkan bagaimana memiliki truk yang sangat ringan, namun memiliki kekuatan seperti trailer atau tronton. Itulah kelebihan material tabung nano karbon. Pada dasarnya, tabung nano karbon merupakan lembaran atom karbon supertipis, yang tersusun dalam bentuk heksagonal dan dilipat dalam bentuk tabung. Material yang terbuat dari tabung nano karbon jauh lebih kuat dari baja, bahkan lebih keras dari intan, namun mempunyai kelenturan (fleksibilitas) dan bobot yang sangat ringan. Sesuai dengan namanya, material ini berukuran nano, berukuran sepermilar meter. Jika rambut manusia dibelah 50.000 kali, sebesar itulah ukuran nano. Kita bisa melihatnya dengan mikiroskop supercanggih, seperti Atomic Force Microscope (AFM). Arsitek Salah satu varian dari komposisi material inilah yang sekarang dikenal sebagai buckypaper. Mungkin Anda bertanya, kenapa kertas ajaib ini dinamakan buckypaper. Tentu untuk menghormati sang penemu, Richard Buckminster Fuller, atau lebih akrab disapa Bucky. Dia seorang arsitek, peneliti, dan futurist. Namanya direkomendasikan oleh Harry Kroto, ilmuwan Inggris, pada tahun 1985. Penelitian mengenai buckypaper dimulai sejak tahun 2000, tetapi hasil riset sementara baru dirilis akhir tahun lalu. Dilaporkan bahwa kertas ajaib berukuran satu meter persegi (1 m2) hanya berbobot 21,5 gram. Kertas inilah yang bakal digunakan sebagai rangka mau-pun bodi berbagai jenis kendaraan, bahkan pesawat terbang. Apalagi material ini hanya setebal 10/20 mikrometer. Hanya saja, tantangan terbesar dalam pengembangan buckypaper adalah harganya yang masih mahal. Tentu karena nanotekologi ini baru seumur jagung. Melalui penelitian yang intensif, kelak biaya pembuatannya bisa makin dihemat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s